Say NO to PANCA #AkuRapopo

P.A.N.C.A
P.A.N.C.A
P.A.N.C.A
P.A.N.C.A
P.A.N.C.A
P.A.N.C.A
P.A.N.C.A
P.A.N.C.A
PANCA

Wait, bukan berarti aku sedang jadi cheerleaders yang lagi dengan hebohnya dan seksinya jingkrak jingkrak, lompat lompat dilapangan saat matahari panas panasnya nyorakin manusia pejantan laki COWOK TENGIL RESEK kayak dia. Kenapa aku sampai nulis nulis nama dia kayak pemandu sorak? FYI - For Your Information. Nama tuh orang entah kenapa susah lenyap dari hidupku. Setiap mau hampir lupa sama tuh orang, tiba tiba dijalan nemu banner yang mesti ada embel embel PANCA nya, haduuuhh ngapain juga sih warung warung pinggir jalan atau toko atau koperasi itu pakai dikasih embel embel PANCA segala. Nggak keren banget tau gak sihh!! Ukhhhhhhhh! Nyebelin TAU NGGAK SIH! 

Kalau diibaratin, perasaan saat liat nama PANCA nampang padahal kamu udah hampir berhasil menghilangkan nama itu dari benakmu, itu mirip saat kamu mau ikutan tes STAN/SBMPTN/TES APAPUN YANG MENENTUKAN HIDUP MATIMU. Dan semenit sebelum tes kamu kebelet poop. And it's just, somehow similiar like that. It's annoying. Nyebelin banget kan? Yah, PANCA emang nggak mirip poop sih, ini kan cuman *misalnya* .

Oke, tenang aja,aku nggak buat status ataupun tweet  #PancaNoticeMe #HalindaRapopo
Ataupun ngeshare gambar Raditya Dika yang diedit meme kayak gini:



Sampai kapan aku akan mencintaimu dan mengingat namamu? Kapan aku bisa berhenti menyukaimu? Kapan hal ini akan terjadi? #PLAKKSADAR-HAL

He belongs to somebody else you deserve better,Girl!

Yeah, I deserve someone better, but, how can i forget him? I cared so much for him even though I know he's gone.

halinda saraswati

No comments:

Post a Comment